Pada dasarnya masyarakat Bali yang terdiri dari kumpulan individu-individu.
Memiliki bentuk-bentuk kebudayaan yang sangat menarik untuk digali dan dikaji,
salah satunya adalah adanya bentuk bangunan-bangunan tradisional Bali yang dari
dulu sampai sekarang masih di pakai dan dilestarikan oleh masyarakat Bali.
Masyarakat Bali yang dijadikan objek penelitian dalam kesempatan ini adalah
orang-orang Bali yang tinggal di Bali yang beragama Hindu. Kehidupan masyarakat
tersebut masih dipengaruhi oleh suatu kepercayaan-kepercayaan yang berasal dari
folklore; apakah itu mite, dongeng, legenda atau ekspresi budaya (kebiasaan
dari turun temurun).
Salah satu yang menarik adalah ekspresi budaya. Pengaruh kebudayaan Hindu yang
tidak dapat lepas dari masyarakat Hindu Bali yakni adanya bangunan-bangunan
tradisional suci umat Hindu seperti kepercayaan masyarakat tentang Sanggah
Kamulan. Kepercayaan rakyat, atau yang sering disebut dengan “takhyul”,
adalah kepercayaan yang oleh orang berpendidikan Barat dianggap sederhana
bahkan pander, tidak berdasarkan logika, sehingga secara ilmiah tidak dapat
dipertanggung jawabkan (Dananjaya, 1984: 153).


